Blog

jasa towing tangerang

jasa towing tangerang

jasa towing tangerang

Jasa Towing – Kami PT. Gitewan Saran Transindo bergerak dalam usaha Jasa Towing untuk keseluruh Indonesia, terutama lintas Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi dan daerah lainnya, silakan kontak kami untuk harga balen yang lebih murah dari harga standart.

Jasa Towing
 jasa  truk  towing
 jasa  towing  tuban
 jasa  towing  tasikmalaya
 jasa  towing  tegal

Kota Tangerang

Kota Tangerang adalah kota yang terletak di Tatar Pasundan Provinsi Banten. Kota ini terletak tepat di sebelah barat ibu kota Indonesia, Jakarta. Tangerang merupakan kota terbesar di Provinsi Banten serta ketiga terbesar di kawasan Jabodetabek setelah Jakarta dan Bogor. Selain itu Kepolisian di kota ini juga setara dengan Jakarta, Bekasi, Depok dan Tangerang Selatan. Yang dimana kepolisiannya berkedudukan di Kepolisian DKI Jakarta, Polda Metro Jaya.

Sejarah
Asal-Usul Tangerang disebut juga sebagai Kota “Benteng”

Denah Benteng Tangerang tertanggal 1709

Kediaman Tuan Oei Dji San, seorang tokoh Tionghoa di Tangerang, pada tahun 1920-1922
Untuk mengungkapkan asal usul Tangerang sebagai Kota Benteng, diperlukan catatan yang menyangkut perjuangan. Menurut tulisan F. de Haan yang diambil dari arsip VOC, resolusi tanggal 1 Juni 1660 melaporkan bahwa Sultan Banten telah membuat negeri besar yang terletak di sebelah barat Sungai Untung Jawa, dan untuk mengisi negeri baru tersebut Sultan Banten telah memindahkan 5.000 sampai 6.000 penduduk.

Dalam Dag Register tertanggal 20 Desember 1668 diberitakan bahwa Sultan Banten telah mengangkat Raden Sena Pati dan Kyai Demang sebagai penguasa di daerah baru tersebut. Karena dicurigai akan merebut kerajaan, Raden Sena Pati dan Kyai Demang dipecat oleh Sultan.

Sebagai gantinya diangkat Pangeran Dipati lainnya. Atas pemecatan tersebut, Ki Demang sakit hati. Kemudian tindakan selanjutnya ia mengadu domba antara Banten dan VOC. Tetapi ia terbunuh di Kademangan.

Dalam arsip VOC selanjutnya, yaitu dalam Dag Register tertanggal 4 Maret 1680 menjelaskan bahwa penguasa Tangerang pada waktu itu adalah Kyai Dipati Soera Dielaga. Kyai Soeradilaga dan putranya Subraja minta perlindungan VOC dengan diikuti 143 pengiring dan tentaranya. Ia dan pengiringnya ketika itu diberi tempat di sebelah timur sungai, berbatasan dengan pagar VOC.

Ketika bertempur dengan Banten, Soeradilaga beserta ahli perangnya berhasil memukul mundur pasukan Banten. Atas jasa keunggulannya itu kemudian ia diberi gelar kehormatan Raden Aria Suryamanggala, sedangkan Pangerang Subraja diberi gelar Kyai Dipati Soetadilaga.

Selanjutnya Raden Aria Soetadilaga diangkat menjadi Bupati Tangerang I dengan wilayah meliputi antara Sungai Angke dan Sungai Cisadane. Gelar yang digunakannya adalah Aria Soetidilaga I.

Kemudian dengan perjanjian yang ditandatangani pada tanggal 17 April 1684, Tangerang menjadi daerah kekuasaan VOC. Banten tidak mempunyai hak untuk campur tangan dalam mengatur tata pemerintahan di Tangerang.

Salah satu pasal dari perjanjian tersebut berbunyi: Dan harus diketahui dengan pasti sejauh mana batas-batas daerah kekuasaan yang sejak masa lalu telah dimaklumi maka akan tetap ditentukan yaitu daerah yang dibatasi oleh Tangerang dari Pantai Laut Jawa hingga pegunungan-pegunungan sampai Laut Selatan. Bahwa semua tanah disepanjang Tangerang akan menjadi milik atau ditempati VOC.

Dengan adanya perjanjian tersebut daerah kekuasaan bupati bertambah luas sampai sebelah barat sungai Tangerang. Untuk mengawasi Tangerang maka dipandang perlu menambah pos-pos penjagaan di sepanjang perbatasan sungai Tangerang, karena orang-orang Banten selalu melakukan penyerangan secara tiba-tiba.

Menurut peta yang dibuat pada tahun 1692, pos yang paling tua terletak di muara Sungai Cisadane, tepatnya disebelah utara Kampung Baru. Namun kemudian ketika didirikan pos yang baru, bergeserlah letaknya ke sebelah Selatan atau tepatnya di muara Sungai Tangerang.

Menurut arsip Gewone Resolutie Van hat Casteel Batavia, tanggal 3 April 1705 ada rencana merobohkan bangunan-bangunan dalam pos karena hanya berdinding bambu. Kemudian bangunannya diusulkan diganti dengan tembok. Gubernur Jenderal Zwaardeczon sangat menyetujui usulan tersebut, bahkan diinstruksikan untuk membuat pagar tembok mengelilingi bangunan-bangunan dalam pos penjagaan.

Hal ini dimaksudkan agar orang Banten tidak dapat melakukan penyerangan. Benteng baru yang akan dibangun untuk ditempati itu direncanakan punya ketebalan dinding 20 kaki atau lebih. Disana akan ditempatkan 30 orang Eropa dibawah pimpinan seorang Vandrig dan 28 orang Makassar yang akan tinggal di luar benteng. Bahan dasar benteng adalah batu bata yang diperoleh dari Bupati Tangerang Aria Soetadilaga I.

Setelah benteng selesai dibangun personelnya menjadi 60 orang Eropa dan 30 orang hitam. Yang dikatakan orang hitam adalah orang-orang Makassar yang direkrut sebagai serdadu VOC. Benteng ini kemudian menjadi basis VOC dalam menghadapi pemberontakan dari Banten.

Kemudian pada tahun 1801, diputuskan untuk memperbaiki dan memperkuat pos atau garnisun itu, dengan letak bangunan baru 60 meter agak ke tenggara, tepatnya terletak disebelah timur Jl. Besar PAL 17. Orang-orang pribumi pada waktu itu lebih mengenal bangunan ini dengan sebutan “Benteng”.

Sejak saat itu, Tangerang terkenal dengan sebutan Benteng. Benteng ini sejak tahun 1812 sudah tidak terawat lagi, bahkan menurut “Superintendant of Publik Building and Work” tanggal 6 Maret 1816 menyatakan:

… Benteng dan Barak di Tangerang sekarang tidak terurus, tak seorangpun mau melihatnya lagi. Pintu dan jendela banyak yang rusak bahkan diambil orang untuk kepentingannya.

Kota Tangerang terletak di wilayah barat laut Provinsi Banten dan berada di sisi utara Pulau Jawa. Secara astronomis, kota ini terletak 106°33’–106°44′ Bujur Timur (BT) dan 6°05’–6°15 Lintang Selatan (LS). Kota Tangerang mempunyai luas sebesar ±153,9 km².[5][6] Kota ini berbatasan dengan Kabupaten Tangerang di sebelah Barat dan Utara, dengan Kota Tangerang Selatan di sisi Selatan, dan dengan DKI Jakarta di sebelah Timur.[6][7] Kota Tangerang dilintasi oleh salah satu sungai terbesar di barat Pulau Jawa yaitu Sungai Cisadane. Sungai ini merupakan bagian dari identitas Kota Tangerang yang tak dapat dipisahkan. Hulu sungai ini terletak di lereng Gunung Salak dan Gunung Pangrango, BogOR

Batas-batas wilayahnya adalah sebagai berikut:

UtaraKabupaten Tangerang
TimurDKI Jakarta
SelatanKota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang
BaratKabupaten Tangerang

Kota Tangerang terdiri dari 13 kecamatan dan 104 kelurahan dengan jumlah penduduk pada tahun 2017 diperkirakan sebesar 1.651.428 jiwa dan luas wilayah 153,93 km² dengan kepadatan 10.728 jiwa/km².[15][16]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kota Tangerang, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
KecamatanJumlah
Kelurahan
Daftar
Kelurahan
36.71.03Batuceper7BatuceperBatujayaBatusariKebon BesarPoris GagaPoris Gaga BaruPoris Jaya
36.71.04Benda5BelendungBendaJurumudiJurumudi BaruPajang
36.71.09Cibodas6CibodasCibodasariCibodas BaruJatiuwungPanunggangan BaratUwung Jaya
36.71.06Ciledug8PaninggilanPaninggilan UtaraParung SerabSudimara BaratSudimara JayaSudimara SelatanSudimara TimurTajur
36.71.05Cipondoh10CipondohCipondoh IndahCipondoh MakmurGondrongKenangaKetapangPetirPoris PlawadPoris Plawad IndahPoris Plawad Utara
36.71.02Jatiuwung6Alam JayaGandasariJatakeKeroncongManis JayaPasir Jaya
36.71.12Karangtengah7Karang MulyaKarangtengahKarang TimurParung JayaPedurenanPondok BaharPondok Pucung
36.71.07Karawaci16Bojong JayaBugelCimoneCimone JayaGerendengKarawaciKarawaci BaruKoang JayaMargasariNambo JayaNusa JayaPabuaranPabuaran TumpengPasar BaruSukajadiSumur Pacing
36.71.13Larangan8CipaduCipadu JayaGagaKreoKreo SelatanLarangan IndahLarangan SelatanLarangan Utara
36.71.10Neglasari7Karang AnyarKarangsariKedaung BaruKedaung WetanMekarsariNeglasariSelapajang Jaya
36.71.08Periuk5Gebang RayaGemborPeriukPeriuk JayaSangiang Jaya
36.71.11Pinang11CipeteKunciranKunciran IndahKunciran JayaNerogtogPakojanPanungganganPanunggangan TimurPanunggangan UtaraPinangSudimara Pinang
36.71.01Tangerang8BabakanBuaran IndahCikokolKelapa IndahSuka AsihSukarasaSukasariTanah Tinggi
TOTAL104

Penduduk
Tangerang juga memiliki jumlah komunitas Tionghoa yang cukup signifikan, banyak dari mereka adalah campuran Tionghoa Benteng. Mereka didatangkan sebagai buruh oleh kolonial Belanda pada abad ke 18 dan 19, dan kebanyakan dari mereka tetap berprofesi sebagai buruh dan petani. Budaya mereka berbeda dengan komunitas Tionghoa lainnya di Tangerang: ketika hampir tidak satupun dari mereka yang berbicara dengan aksen Mandarin, mereka adalah pemeluk Confucianisme yang kuat dan tetap menjaga tempat-tempat ibadah dan pusat-pusat komunitas mereka. Secara etnis, mereka tercampur, namun menyebut diri mereka sebagai Tionghoa. Banyak makam Tionghoa yang berlokasi di Tangerang, kebanyakan sekarang telah dikembangkan menjadi kawasan sub-urban seperti Lippo Village.

Kawasan pecinan Tangerang berlokasi di Pasar Lama, Benteng Makassar, Kapling dan Karawaci (bukan Lippo Village), dan Poris. Orang-orang dapat menemukan makanan dan barang-barang berkhas China. Lippo Village adalah lokasi permukiman baru. Kebanyakan penduduknya adalah pendatang, bukan asli China Benteng.

Ekonomi
Tangerang adalah pusat manufaktur dan industri di pulau Jawa dan memiliki lebih dari 1000 pabrik. Banyak perusahaan-perusahaan internasional yang memiliki pabrik di kota ini. Tangerang memiliki cuaca yang cenderung panas dan lembap, dengan sedikit hutan atau bagian geografis lainnya. Kawasan-kawasan tertentu terdiri atas rawa-rawa, termasuk kawasan di sekitar Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Dalam beberapa tahun terakhir, perluasan urban Jakarta meliputi Tangerang, dan akibatnya banyak penduduknya yang berkomuter ke Jakarta untuk kerja, atau sebaliknya. Banyak kota-kota satelit kelas menengah dan kelas atas sedang dan telah dikembangkan di Tangerang, lengkap dengan pusat perbelanjaan, sekolah swasta dan mini market. Pemerintah bekerja dalam mengembangkan sistem jalan tol untuk mengakomodasikan arus lalu lintas yang semakin banyak ke dan dari Tangerang. Tangerang dahulu adalah bagian dari Provinsi Jawa Barat yang sejak tahun 2000 memisahkan diri dan menjadi bagian dari provinsi Banten.

Tangerang Raya
Tangerang Raya adalah sebuah kawasan di sebelah barat Jakarta, dengan luas sekitar 1.500 km2, dihuni oleh lebih dari 5 juta penduduk. Tangerang Raya saat ini terbagi menjadi 3 daerah otonom, yaitu Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.

Kondisi sosial, ekonomi dan lingkungan Tangerang Raya sangat beragam. Merupakan perpaduan antara daerah pesisir (Pantura) dengan daerah dataran rendah sampai menengah. Merupakan kombinasi antara daerah agraris dengan industri, pedesaan dengan metropolitan.

Tangerang Raya merupakan daerah penyangga bagi Jakarta, yang berkedudukan sebagai ibu kota negara Republik Indonesia dan pusat bisnis terbesar di Indonesia. Dengan demikian, apa yang terjadi di Jakarta segera berimbas ke Tangerang. Akibat melubernya jumlah penduduk Jakarta, maka sebagian bermigrasi ke Tangerang, dengan tetap mencari nafkah di Jakarta.

Tangerang adalah pintu gerbang utama Indonesia. Hal itu karena keberadaan Bandara Internasional Soekarno Hatta yang berada di wilayah Kota Tangerang. Namun posisi tersebut, tidak serta merta mendongkrak sektor pariwisata Tangerang Raya.

Tangerang dikenal pula sebagai kawasan 1.000 industri, karena keberadaan aneka industri, terutama di sekitar Jatiuwung, Balaraja, Cisoka dan Cikupa. Tangerang juga memiliki area pesawahan yang masih sangat luas dan memiliki fungsi untuk menjaga mata pencaharian penduduk setempat sebagai petani, walaupun keberadaanya saat ini banyak perubahan tata guna lahan untuk industri dan perkotaan.

Kenyataannya, beragam sektor strategis di Tangerang Raya, kurang dikelola secara profesional. Hal ini dibuktikan dengan masih banyaknya jumlah pengangguran dan penduduk yang miskin. Geliat sektor perdagangan dan bisnis di sebagian kawasan, ternyata hanya memberikan keuntungan bagi segelintir orang saja, dan kurang menciptakan kemakmuran bagi rakyat banyak. Tumbuh pesatnya Kecamatan Serpong misalnya, justru menyebabkan banyak warga asli yang terpinggirkan. Begitu pula di beberapa kecamatan lainnya.

Transportasi

Warga Tangerang banyak menggunakan bus dan angkutan kota sebagai sarana transportasi. Selain menggunakan bus dan angkot, moda transportasi taksi juga banyak digunakan masyarakat. Terdapat beberapa perusahaan taksi yang beroperasi di penjuru kota. Tangerang memiliki 2 terminal bus untuk Antar Kota Antar Provinsi yaitu:

  • Terminal Bus Ciledug
  • Terminal Bus Poris Plawad

Tangerang memiliki bandar udara:

Untuk transportasi laut, di Kota Tangerang terdapat dermaga di Tanjung Pasir untuk menyeberang ke Pulau Rambut dan Pulau Cangkir.

Apaan Sih Towing itu

Towing, atau menarik, atau derek, adalah sebuah aktivitas memindahkan kendaraan dari satu tempat ke tempat tujuan, dengan menderek di belakang mobil penderek. Namun saat ini, Towing tidak lagi menarik, tapi menggendong, sehingga Mobil atau Motor yang akan dipindahkan dari satu tempat ke tempat tujuan, dengan cara menggendong / mengangkut Mobil atau Motor tersebut.

Aktivitas Towing sebenarnya digunakan oleh dealer mobil / motor, untuk mendistribusikan mobil / motor dagangannya ke berbagai showroom. Tetapi saat ini, para penggemar touring santai, menggunakan layanan ini.

Touring Santai adalah touring yang dilakukan tanpa harus mengemudi motor / mobil dari tempat start, tetapi motor / mobil digendong pakai Layanan Towing ke kota yang akan dituju, kemudian pemiliknya dapat bersantai sampai tujuan, dengan naik pesawat.

Untuk menggunakan layanan Towing, sebaiknya Sobat mempertimbankan, antara lain:

  • Pastikan mobil Towing yang Sobat ingin gunakan, memiliki standar Safety yang baik.
  • Perhatikan, apakah mobil Towing menggunakan tali khusus, hingga light bar pada bagian belakang Mobil Towing

Untuk memenangkan pasar, perusahaan Towing, memberikan beberapa layanan, antara lain:

  • Seperti layanan gratis cuci motor / mobil
  • Berasuransi

Saran Menggunakan Towing, antara lain:

  • Agar lebih murah, Sobat bisa patungan
  • Sebaiknya Sobat perlu juga mengasuransikan, dengan tambahan + 0.5%
  • Tanyakan terlebih dahulu ada harga Balen atau balikan tidak

Ini Bedanya Jasa Derek Mobil dan Jasa Towing

Ketika mobil terjebak banjir, sebaiknya menghubungi pihak penyedia layanan derek atau towing? Jawabannya adalah menghubungi penyedia layanan towing. Meskipun mirip-mirip, namun antara mobil derek dan towing sebenarnya memiliki jenis layanan yang agak berbeda. Bagi pemilik mobil, perlu mengetahui perbedaan utama kedua layanan ini agar tidak salah kaprah ketika suatu saat membutuhkannya di situasi darurat.

Mobil derek biasanya menggunakan kendaraan jenis truk. Di truk tersebut biasanya sudah ada alat yang berfungsi menderek mobil. Mobil yang diderek akan diangkat bagian roda depan atau roda belakangnya saja. Hal ini berguna untuk menderek mobil yang fungsi rem tangannya aktif. Biasanya mobil derek digunakan oleh Dinas Perhubungan untuk menderek mobil-mobil yang melanggar aturan parkir atau digunakan untuk menderek mobil korban kecelakaan.

Sedangkan towing, mobil yang akan diangkut benar-benar dinaikkan ke atas truk. Seperti dilansir Kompas.com, mobil towing sendiri terbagi dua jenis yakni towing gendong dan towing hidrolik. Pada towing gendong, mobil akan diangkut seperti biasa di bagian belakang.

Sedangkan pada mobil towing jenis hidrolik, secara prinsip sama seperti towing gendong. Bedanya ada pada cara mengangkut mobil. Bak angkut akan diturunkan ke bagian paling rendah, kemudian mobil dinaikkan tepat di atas bak tersebut.

Mobil kemudian akan terangkat otomatis dengan memanfaatkan hidrolik. Biasanya, towing hidrolik digunakan untuk mengangkut mobil premium yang memiliki ground clearance rendah agar bagian bawah mobil tidak tergesek dengan permukaan bak angkut.

Bagi yang membutuhkan jasa towing mobil, saat ini beberapa produsen mobil juga menghadirkan layanan ini untuk membantu konsumennya yang terjebak banjir. Misalnya Suzuki yang menawarkan layanan towing gratis saat Jakarta dilanda banjir pada Januari 2020. Ada juga Honda yang menawarkan layanan serupa guna membantu konsumen mereka mengevakuasi mobilnya dari daerah banjir.

Syarat dan Biaya Kirim Mobil Pakai Towing

Jasa towing atau derek gendong menjadi salah satu alternatif bagi pemilik mobil untuk menikmati mobilnya saat mudik. Pemilik tidak perlu melewati rutinitas jalur mudik dan mendapati mobilnya di kampung halaman dapat digunakan untuk bersilaturahmi.

Lantas berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk mengirimkan mobil? Gitwan mengungkapkan biaya bervariasi bergantung jarak pengiriman. “Ke Sumatera ada, ke Jawa paling banyak Jawa Tengah dan Jawa Timur. Semarang dan Yogyakarta sekitar Rp 3,5 juta, Surabaya Rp 5 juta,”

Untuk ke wilayah Sumatera harga berkisar Rp 4,5 juta sampai Rp 20 juta. Layanan mulai dari Lampung hingga Aceh. , Begini syarat yang disertakan, Jasa Towing mengungkapkan hanya berupa surat kendaraan seperti STNK dan BPKB. Bisa juga hanya berupa fotokopi surat jalan. “Nanti kita jemput dan diantar sampai depan pintu di alamat tujuan. Door to door. Disarankan untuk pengiriman luar kota, pemilik kendaraan sudah menyertakan asuransi untuk kendaraan tersebut sebagai keamanan,”

Jasa mobil towing atau truk pengangkut mobil rasanya sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Truk pengangkut mobil ini menjadi alternatif dan solusi jitu bagi kendaraan yang tengah mengalami musibah. Sayangnya, tidak semua orang tahu dan paham bagaimana cara menyewa mobil towing. Selain itu, masih banyak juga orang yang belum tahu berapa biaya harga sewa mobil towing.

Nah, kini kami akan memberikan sedikit gambaran mengenai biaya penyewaan mobil towing untuk wilayah Jakarta. Sebenarnya mobil towing sendiri dapat dimanfaatkan dengan cara menelpon langsung perusahaan towing. Biasanya mereka kerap mencantumkan nomor telepon pada setiap mobil towing-nya. atau bisa melalui website

Model Truk Towing

Sebelum memanggil jasa towing mobil, sebaiknya anda wajib tahu dulu beberapa model truknya. Di Indonesia ada dua jenis mobil towing yang kerap digunakan. Pertama adalah truk towing model konvensional, dan kedua adalah truk towing model flat deck. Keduanya jelas memiliki bentuk yang sangat berbeda dan cara penggunaan yang berbeda pula.

Truk Towing Konvensional
Pada model truk towing konvensional, bagian bak pengangkut mobil bersifat statis atau permanen. Pada truk konvensional hanya dibekali dengan winch, dudukan jalur untuk menaikkan mobil, dan hook pengikat strap ke bagian ban. Truk towing jenis ini sudah lumrah digunakan sejak dulu dan desainnya pun terlihat biasa saja. Biaya sewa truk towing di Jakarta.

Truk towing konvensional.

Namun, ada beberapa kekurangan yang ada pada truk towing jenis ini. Salah satunya adalah tidak bisa mengangkut mobil yang terlalu ceper. Mobil yang terlalu pendek atau ceper tidak akan bisa digendong truk towing jenis ini karena pasti akan mentok atau bergesekan antara bagian mobil dengan jalur dudukan truk towing. Untuk mobil sedan dengan kondisi standar, masih cocok menggunakan truk towing konvensional karena tidak akan mentok bagian bawahnya.

Truk Towing Flat Deck Hidrolik
Model kedua yang sedang marak beberapa tahun terakhir ini adalah jenis truk towing flat deck. Seperti namanya, jenis truk towing ini memiliki bagian pengangkut mobil yang lantainya rata. Berbeda dengan model konvensional yang bentuk lantainya sedikit melandai ke arah bawah.

Biaya sewa truk towing di Jakarta.Jenis truk towing flat deck.
Truk towing flat deck dilengkapi dengan hidrolik yang mampu menaik-turunkan mobil dengan sangat mudah dan aman. Mobil dengan ground clearance yang sangat pendek lebih disarankan memakai truk towing jenis ini. Selain akan lebih aman, truk towing model flat deck ini juga terlihat memiliki sistem keamanan yang lebih baik dibandingkan dengan truk towing model konvensional.

Harga Sewa Truk Towing di Jakarta
Harga sewa truk towing di Jakarta bisa dibilang cukup bervariasi. Namun jika menarik kesimpulan, rata-rata penyedia jasa truk towing memiliki kisaran biaya yang tak berbeda jauh.

“Biasanya kita kalau hitungannya masih di dalam kota Jakarta sekitar Rp650 ribu. Itu sudah termasuk dengan biaya tol dan bensin untuk truk towingnya. Jadi konsumen nanti tinggal menunggu saja di lokasi yang sudah diatur. Misalnya pesan di daerah Bekasi, terus kirim mobilnya ke Tanjung Priok itu biayanya Rp650 ribu,”

Biaya sewa truk towing di Jakarta.Harga sewa truk towing di Jakarta bervariasi.
Sedangkan untuk biaya angkut yang melebihi area Jakarta seperti Bodetabek, sedikit berbeda.

“Kalau tadi kan masih di Jakarta itu sekitar Rp650 ribu. Kalau di luar Jakarta sedikit kayak Bodetabek itu lebih mahal. Kita biasanya kasih ongkosnya Rp750 ribuan. Sudah termasuk tol dan bensin, pokoknya terima beres,” sambung Welly.

Harga Sewa Truk Towing Flat Deck di Jakarta
Lalu, untuk harga sewa truk towing model flat deck biayanya sedikit berbeda. Kami pun mencoba menghubungi Zicoster Towing milik youtuber otomotif, Garasi Drift.

“Untuk dalam kota itu kita biasanya kasih harga Rp750 ribu. Itu di dalam kota saja. Kalau ibaratnya daerahnya masih di Jabodetabek sudah melipir ke luar sedikit, harganya berbeda sedikit,” buka Rian, pekerja di Zicoster Towing kepada Carmudi.

Ia pun menjelaskan sedikit perbedaan tentang truk towing flat deck dengan model konvensional.

“Truk towing kita itu beda mas. Kita punya flat deck (lantainya rata) dan itu sudah pakai hidrolik. Jadi mobilnya tidak ditarik pakai winch seperti truk towing yang biasa. Jadi nanti lantainya itu bisa turun sampai ke tanah, mobilnya tinggal naik ke lantainya itu. Kalau sudah naik, nanti lantai beserta mobilnya yang akan naik ke bagian atas truk towing,” jelas Rian.

Harga Sewa Truk Towing Antar Pulau
Bagi sebagian orang, menggunakan truk towing merupakan hal yang biasa dan lumrah. Salah satunya adalah untuk pengiriman ke luar Pulau Jawa. Zicoster Towing sendiri memiliki kisaran harga yang berbeda-beda untuk kota tujuan antar pulau.

“Kalau antar pulau kita tanya dulu kota apa? Soalnya itu beda-beda. Misalnya ke Bandar Lampung, kita biasanya kasih Rp5,5 juta,” kata Rian.

Untuk pengiriman mobil ke luar kota, Zicoster Towing mengatakan memiliki standard operational procedure (SOP) tersendiri.

“Kita ada SOP-nya. Kalau kirim ke luar kota itu biasanya mobil kita wrapping dulu dengan plastik. Baru setelah itu biasanya ditutup cover. Supaya mobil jadi lebih aman. Kita biasanya sistemnya langsung, mobil tidak dipindah-pindahkan ke truk lain,” jelasnya.

Penggunaan truk towing memang berbeda-beda. Ada yang memesan kala mobilnya bermasalah, atau ada juga yang menyewanya untuk mengirim mobil. Seperti mereka yang tidak ingin merasa lelah di perjalanan. Mobil dikirim ke kota tujuan, lalu sang pemilik menggunakan pesawat. Setelah sampai di kota tujuan, pemilik tinggal mengendarai mobil kesayangannya dengan mudah tanpa harus merasa lelah. Atau ada juga yang membeli mobil bekas dari luar daerah.

Lakukan Tawar Menawar
Biasanya ada beberapa truk towing yang masih bisa diajak tawar-menawar. Terkadang supir truk towing juga masih bisa diajak untuk berkompromi. Namun, cara ini bisa dilakukan kalau menyewa truk towing-nya untuk jarak yang tidak terlalu jauh.

Contohnya, mobil Carmudian mengalami kerusakan di kawasan Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Lalu kamu ingin mengirimkan mobil ini ke bengkel di daerah Jagakarsa. Kamu bisa mencoba melakukan tawar-menawar dengan supir truk towing karena alasan jarak yang dekat. Biasanya cara ini cukup efektif digunakan.

Namun, tidak semua perusahaan truk towing bisa dinegosiasi seperti ini, ya. Ini hanya salah satu ide dan saran dari Carmudi kepada kamu yang mau menyewa truk towing di Jakarta.

Jenis Kendaraan yang Bisa di Angkut Pakai Jasa Towing

Jika Anda sedang bingung mencari jasa angkutan kendaraan khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya, jasa towing dapat menjadi alternative solusi untuk Anda. Jasa towing adalah layanan pengangkutan barang/kendaraan umumnya menggunakan kendaraan derek yang biasa disebut derek gendok karena jenisnya yang berbeda dengan derek tarik.

Tetapi masih banyak juga yang bertanya tentang jenis kendaraan yang bisa di angkut jasa towing karena kebutuhan pengiriman kendaraan bukan hanya mobil saja. Mulai dari jenis mobil, dan jenis kendaraan lainnya. Tahukah Anda kalau beberapa jasa towing tidak hanya bisa melayani pengangkutan mobil tapi juga kendaraan lain. Apa saja itu dan bagaimana penjelasannya? Mari kita bahas lebih detail supaya Anda tidak bingung lagi untuk mengirimkan kendaraan menggunakan towing!

  1. Mobil

Mobil biasanya menjadi kendaraan yang umunya menggunakan jasa towing baik itu untuk mengangkut mobil yang mogok, ataupun mengirimkan mobil-mobil baru supaya tidak lecet dan tetap aman. Mobil pribadi, mobil dinas maupun mobil miliki pelanggan dapat dikirimkan asalkan alamat pengirim dan penerima serta surat yang berkaitan dengan keterangan mobil disertakan secara jelas.

  1. Motor

Kendaraan selanjutnya yang bisa di angkut menggunakan towing adalah motor yang biasa digunakan untuk kendaraan sehari-hari seperti motor matic, bebek ataupun mge (motor gede). Biasanya, pengiriman motor yang bukan moge bertujuan utuk mengirimkan motor dalam jujmlah lebih dari dari 1 pada dealer atau pelanggan tertentu. Sedangkan moge tujuannya cukup bervariasi. Ada yang mengirimkan moge menggunakan jasa towing karena bisnis, dan ada juga yang mengirimkannya karena keperluan pribadi.

  1. Mobil Alat Berat

Mobil atau kendaraan alat berat juga bisa di kirimkan dengan menggunakan jasa towing asalkan
kapasitas angkutnya masih sesuai kemampuan mobil pengangkut/towing. Tetapi jika Anda hendak mengirimkannya keluar pulau, masih memungkinkan jika pengiriman via laut seperti yang di sediakan oleh jasa pengangkutan gitewan yakni menggunakan kapal roro dan container.

  1. Kendaraan Dinas Terkait (TNI, Kepolisian)

Selain motor, mobil dan alat berat ternyata jasa towing juga bisa digunakan untuk mengangkut
kendaraan dinas seperti kendaraan jeperluan TNI atau kepolisian. Seperti gitwan yang telah di percaya dalam pengriiman berbagai kendaraan dinas terkait. Sehingga jika Anda merupakan salah satu staff yang sedang mencari jasa towing untuk mengangkut kendaraan dinas jangan ragu untuk menghubungi kami.

Termasuk jasa towing di Surabaya dan Seluruh provinsi Di Indonesia yang bisa mengangkut beberapa jenis kendaraan di atas. Sehingga jika Anda membutuhkan jasa towing terpercaya, jangan ragu menghubungi kami kapanpun! Segera simpan nomor kontak gitewan di HP Anda sehingga walaupun Anda sedang menghadapi situasi darurat misalnya mobil yang mogok karena banjir Anda bisa langsung memesan jasa towing tanpa khawatir terkena tipu dan kendaraan Anda sampai dengan aman. Sumber Jasa Kirim Mobil

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published.